Peran Soeharto Dalam Peristiwa Gerakan 30 September 1965

Dalam buku Sejarah kelas 3 kurikulum 1994 ditulis bahwa PKI yang menjadi dalang peristiwa Gerakan 30 September 1965. Dimana peristiwa itu mengigatkan kita bahwa PKI selalu berusaha mencari kesempatan untuk melakukan Kudeta (perebutan kekuasaan).

Dalam buku tersebut juga disebutkan bahwa Aidit menugaskan Kamaruzaman alias Syam sebagai Ketua Biro Khusus PKI untuk merancang dan mempersiapkan perebutan kekuasaan. Kemudian biro ini melakukan pembinaan terhadap perwira-perwira ABRI diantaranya adalah Brigjen Supardjo dan Letkol Untung dari TNI AD, Kolonel Sunardi dari TNI AL dan Letkol Anwas dari Kepolisian. PKI menyadari bahhwa hambatan untuk mencapai tujuannya adalah TNI AD. Baca lebih lanjut

Iklan

Ilmuwan Ceko Bongkar Konspirasi di Balik Kudeta PKI 1965

Buku 447 halaman Kudeta 1 Oktober 1965 yang ditulis ilmuwan Ceko, Victor Miroslav Vic, mengungkap detail teori konspirasi di balik kudeta berdarah PKI 40 tahun lalu. Terutama tentang peran Ketua Partai Komunis China Mao Zedong.

Mao Minta Habisi dengan Sekali Pukul

PESAWAT kepresidenan Jetstar yang membawa Presiden Soekarno dan 80 anggota rombongan, termasuk Ketua CC (Committee Central) PKI Dipo Nusantara (D.N.) Aidit, meninggalkan tanah air menuju Aljazair guna menghadiri Konferensi Asia Afrika (KAA) II. Pesawat transit di Kairo, Mesir, 26 Juni 1965.

Mendadak ada kabar bahwa Presiden Aljazair Ben Bella dikudeta. KAA pun ditunda hingga 5 November 1965. Bung Karno kemudian memutuskan pulang ke tanah air. Sedangkan rombongan kecil yang dipimpin Aidit melawat ke Peking (Beijing), China. Salah satu di antara mereka adalah Nyono. Baca lebih lanjut

Mengapa Di Kartun Nickelodeon Ada Simbol Dajjal?

Assalamualaikum wr.wb

Mas, mengapa kok setiap saya nonton kartun spongebob atau kartun-kartun di Nickelodeon ada simbol-simbol occultisme, contohnya saat Spongebob edisi Mr. Magic ada gambar mata satu yang besar di gerbang nya. Dan kata teman saya ada juga simbol bintang daud di kartun Chalk Zone. apa semua ini ada kaitannya dengan zionis internasional dan apa pemilik Nickelodeon juga orang yahudi serta apa sarannya untuk anak-anak?

sukhron..

Wassalamualaikum wr.wb

Sasongko

Jawaban

Alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Jazakallah pertanyaannya saudaraku Sasongko, semoga anak-anak kita senantiasa dilindungi Allah untuk dijauhkan dari tayangan-tayangan tidak bermanfaat. Karena jika tauhid seorang anak hancur, maka hancur pula masa depan generasi Islam yang sekarang tengah kita bina.

Saudaraku, Nickelodeon adalah sebuah jaringan TV kabel khusus untuk tayangan anak-anak dan praremaja, tetapi juga memutar program untuk remaja dalam blok acara TEENick. Pada awalnya Nick, biasa tayangan ini disebut, hanya beredar di Amerika Serikat, tetapi sekarang sudah merambah ke berbagai negara seperti di kawasan Asia Tenggara, contohnya Indonesia. Baca lebih lanjut

Rahasia Membangun Piramida Firaun

Sejak lama para ilmuwan bingung bagaimana cara sebuah piramida dibangun. Hal ini karena teknologi mengangkat batu-batu besar yang bisa mencapai ribuan kilogram ke puncak-puncak bangunan belum ditemukan di zamannya. Apa rahasia di balik pembangunan piramida ini?

Dalam edisi tanggal 1 Desember 2006, Koran Amerika Times menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! Menurut penelitian tersebut disebutkan bahwa batu yang digunakan untuk membuat piramida adalah tanah liat yang dipanaskan hingga membentuk batu keras yang sulit dibedakan dengan batu aslinya.

Para ilmuwan mengatakan bahwa Firaun mahir dalam ilmu kimia dalam mengelola tanah liat hingga menjadi batu. Dan teknik tersebut menjadi hal yang sangat rahasia jika dilihat dari kodifikasi nomor di batu yang mereka tinggalkan. Baca lebih lanjut

Nazaruddin, Pengkondisian Media, dan Cara Kerja Sistem Dajjal

“Akibat cara kerja sistem Dajjal, sudah pasti banyak orang yang menderita dan diperbudak olehnya, tetapi mereka tidak menyadari apa penyebab penderitaan ataupun bagaimana hakikat penjara yang mengungkung mereka. Sebagai hasil dari pengkondisian, mereka terus berperan aktif dan terkadang berperan penting dalam menjalankan sistem yang tanpa mereka sadari merupakan sumber kesakitan dan dinding penjara maya bagi diri mereka sendiri.”  – Syekh Ahmad Thomson –

Kutipan diatas diambil dari tulisan Syekh Ahmad Thomson, dalam buku fenomenalnya berjudul Dajjal The Anti Christ. Buku tersebut menjelaskan secara baik lagi rinci mengenai konspirasi Freemason dalam menaklukan dunia lewat hal-hal yang tidak kita pikirkan sama sekali. Baca lebih lanjut

Fakta-Fakta Kejanggalan Kasus Antasari Azhar

Antasari Azhar

11 Februari 2009, mantan Ketua KPK Antasari Azhar (AA) divonis 18 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Vonis ini jauh lebih ringan dari hukuman mati yang sebelumnya dituntutkan kepada AA oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). AA didakwa melakukan pembunuhan berencana dan dijerat dengan Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP pasal 340 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.

Majelis hakim menyebutkan Sigit Haryo Wibisono dan Kombes Pol Chaerul Anwar (Kapolres Jakarta Selatan) bertemu dengan Antasari Azhar di Jalan Pati Unus, Jakarta Selatan pada awal Januari 2009. Dalam pertemuan itu, Antasari meminta untuk mendeteksi siapa yang telah meneror dirinya itu.  Di tempat yang sama pula, Sigit Hermawan Lo memperkenalkan dengan Kombes Pol Wiliardi Wizard (terdakwa lainnya) serta Antasari menyatakan dirinya sering mendapat teror. Baca lebih lanjut

Amerikalah Yang Menentukan Siapa Yang Layak Jadi Presiden!

SBY

Amerika selalu menjatuhkan para penguasa yang sebelumnya mereka dukung. Ibarat pepatah, habis manis sepah dibuang.

Barangkali presiden seperti Susilo Bambang Yudhoyono tiada duanya di dunia ini. Hanya dia satu-satunya orang di luar Amerika, bukan warga Amerika dan bukan pula keturunan Amerika yang pernah berucap ‘’I love the United States with all its faults. I consider that its my second country” (“Saya cinta Amerika Serikat dengan segala kesalahannya. Saya anggap Amerika Serikat negeri saya yang kedua”, begitulah kira-kira terjemahannya). Ungkapan itu diucapkan SBY sebelum menjadi presiden ketika mengunjungi Amerika Serikat tahun 2003 lalu dan dimuat International Herald Tribune. Baca lebih lanjut