Bagaimana Illuminati Mengendalikan Budaya

Oleh: Henry Makow Ph.D.

felker1967(Ket. Gambar : Clay Felker pada tahun 1967. Pendiri New York and Editor of Esquire dan banyak majalah populer lainnya, Felker adalah salah seorang dari sekitar 600 wartawan Amerika Serikat  yang secara diam-diam bekerja untuk CIA. Bayaran mereka “lebih murah daripada seorang gadis panggilan yang baik” menurut handler CIA, penerbit Washington Post, Phillip Graham).

Sebuah sistem yang meresap ke dalam alam pikiran kita, mengalihkan kita dari kebenaran dan menempatkan kita ke dalam budaya limbo (tempat atau penjara atau kurungan – tempat bagi orang yang terlupakan) di mana nilai-nilai kehidupan yang sebenarnya sangat sedikit. Baca lebih lanjut

Iklan

Ghazwul Fikri

mind_control

Disadari atau tidak, kini kaum kuffar dan munafiqin secara gencar dan sistematis berupaya keras mengeliminasi Islam supaya tidak berkembang dan berupaya pula menghancurkan umat Islam dari dalam. Program eliminasi dan penghancuran ini terangkum dalam program Al-ghazwul-fikri (perang pemikiran) yang mereka rencanakan.

Dalam bukunya, Pengantar Memahami Al-ghazwul-fikri, Abu Ridha menyatakan, Al-ghazwul-fikri merupakan bagian yang tak terpisahkan dari uslub qital (metode perang) yang bertujuan menjauhkan umat Islam dari agamanya. Ia adalah penyempurnaan, alternatif, dan penggandaan cara peperangan dan penyerbuan mereka terhadap dunia Islam. Baca lebih lanjut

Tentang Jilbab di Layar Kaca Kita

Oleh: Maulana Yusuf*

fatinRasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah bersabda: “Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah aku lihat; Yaitu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi, mereka memukuli orang-orang dengannya. Dan wanita-wanita yang memakai baju tapi telanjang, berjalan dengan menggoyang-goyangkan pundak-nya dan berlenggak-lenggok. Kepala mereka seperti punuk unta yang condong. Mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mendapat wanginya, pada-hal sungguh wangi Surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” [HR . Muslim]

Percayakah anda bahwa “jilbab” kini bisa jadi senjata, juga bagian dari ghazwul fikri (perang pemikiran)? mungkin bagi sebagian kita akan mempertanyakan bagaimana mungkin? bukannya ghazwul fikri itu justru menjerumuskan wanita agar tidak menutup aurat ? Baca lebih lanjut

Mengapa Simbologi Begitu Penting Bagi Yahudi?

Simbol Yahudi. Simbolisme berkaitan dengan doktrin. Sebuah simbol diciptakan untuk membawa seseorang ke alam pikiran kelompok atau orang yang membuat simbol tersebut.

Simbol Yahudi. Simbolisme berkaitan dengan doktrin. Sebuah simbol diciptakan untuk membawa seseorang ke alam pikiran kelompok atau orang yang membuat simbol tersebut.

Salah seorang remaja muslim resah, akhir-akhir ini ia memiliki kebiasaan aneh. Kebiasaannya itu tampak sepele bagi orang lain, namun tidak bagi dirinya. Tanpa sadar ia kerap mendendangkan lagu cinta terlarang versi The Virgin. Padahal ia tahu betul bahwa lagu itu mengajarkan lesbianisme dan perselingkuhan. Kini pemuda muslim itu berusaha untuk tidak tergoda kembali dengan lagu mesum itu. Namun pertanyaannya, kenapa pemuda itu selama ini bisa terbuai untuk melantunkannya secara tidak sadar?

Lain lagi dengan kisah salah seorang remaja muslimah yang satu ini. Kasusnya hampir serupa. Entah mengapa ia begitu mengagumi Lady Gaga dan Rihanna, padahal ia sadar betul Rihanna dan Lady Gaga adalah dua wanita berstatus agen Kaballah dalam jagad musik dunia. Lirik lagu Umbrella Rihanna pun menyiratkan bahwa manusia berada dibawah sebuah payung Illuminati. Sebuah filosofi yang kental dalam ajaran paganisme.
Baca lebih lanjut

Simbol Freemason & Illuminati Dalam Industri Hiburan

The New World Order (Tatanan Dunia Baru) itulah istilah yang barangkali sering terngiang di telinga kebanyakan penganut paham atau teori konspirasi (sebab bagi sebagian orang juga tak sedikit pun percaya akan hal ini). Sebuah istilah yang dirancang dalam menciptakan satu dunia yang hanya diisi oleh mereka sebagai TUAN dan manusia selain mereka sebagai BUDAK. Tidak ada kelas menengah. Di era ini semua manusia hanya punya satu agama, yakni Pluralisme. Islam dan Kristen, juga Katolik, akan hancur, demikian pula dengan yang lainnya.

Baca lebih lanjut

Misteri Dibalik TV Yang “Membius” Otak Anda

“Jangan kebanyakan nontonin ‘kotak jahat itu..!”. Begitu kiranya jika seorang tua menyindir anak-anak muda—apalagi di zaman informasi yang sudah global ini, jika ada orang yang selalu nongkrongin kotak jahat itu selama berjam-jam setiap harinya. Anda mungkin akan terkejut mendapat penjelasan mengenai TV yang dipergunakan sebagai sebuah alat untuk mempengaruhi pikiran, dan akan menyertakan beberapa alasan:

1).  Hampir setiap orang nonton TV.

2). Perangkat utama teknologi yang dipergunakannya dalam bentuk yang lebih maju untuk program kendali pikiran.

Oleh karena itu TV merupakan contoh yang sangat baik sekali bagaimana perangkat ini mempengaruhi pikiran Anda sebagai akibat pengaruh yang ditimbulkannya kepada otak.

TV Merubah Gelombang Otak

TV adalah sebuah alat yang sempurna untuk memprogram pikiran. Sebagaimana Anda dapat melihatnya, TV merupakan sebuah alat yang sangat bagus untuk memprogram pikiran. Ia menyediakan segala sesuatu untuk masuk kedalam alam bawah sadar pemirsanya.

Alasan utamanya adalah: bahwa Anda tidak mempunyai kendali terhadap apa yang datang ke dalam pikiran Anda sendiri, sesuatu itu mungkin saja baik, yang lainnya buruk.

Segala sesuatu yang disadari, semuanya itu memang  yang dapat dilihat. Sebagai contoh.

– Adanya sugesti subliminal disembunyikan di dalam iklan-iklan. Kita tahu banyak iklan-iklan yang menjadi selingan acara TV begitu membuat tertarik kepada penontonnya. Baca lebih lanjut

Tokoh-Tokoh Yahudi Yang Merusak Pemikiran (4-Habis)

Oleh Pizaro Novelan Tauhidi

Besar, berbadan kokoh, dengan rerimbunan pohon mengelilinginya. Itulah gambaran Universitas tertua di  Israel: Hebrew University. Ia didirikan di tanah haram. Tanah sah milik bangsa Palestina yang terang-terangan dicuri demi Israel Raya. Tak heran dari kampus tua ini lahir bejibun aktor pendukung Zionisme Israel. Kurikulum pun dirancang sedemikian rupa demi menelurkan sederetan orientalis yang angkuh. Ada yang merusak, ada pula yang merombak. Sasarannya adalah tatanan dunia Islam; dari ilmu hingga budaya.
Baca lebih lanjut