Ulama Rabbani Tak Membenarkan Kejahatan Para Thaghut

maqdisi_syekhOleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Ulama ٌabbani adalah ulama agama yang hanya takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Rasa takutnya ini merupakan buah dari ilmunya terhadap keagungan Allah dan kekuasaan-Nya.

Allah telah menjelaskan bahwa ulama yang sebenarnya adalah mereka yang memiliki rasa takut kepada Allah yang sempurna. Hal ini bukan berarti yang selain mereka tidak punya rasa takut. Kaum mukminin secara umum punya rasa takut terhadap Allah, namun rasa takut kepada Allah yang benar-benar dan sempurna hanya dimiliki ulama; sesudah para nabi dan rasul.

Baca lebih lanjut

Iklan

Taubatlah Dengan Sholat

sholat taubatSetiap kita pasti memiliki dosa , kesalahan, noda dan aib. Jika demikian apakah semua itu akan terus melekat dan kita berputus asa dari rahmat Allah akan ampunan-Nya..? Tidak sama sekali… karena Allah menyuruh kita untuk menuju pintu ampunan-Nya, maaf dan taubat.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wassalam meriwayatkan sabda Rabb ‘Azza wa Jalla :

“…Wahai Anak Adam , jika kamu senantiasa berdoa kepada-Ku, mengharapkan-Ku, meminta ampunan dari-Ku, niscaya Aku akan mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, andaikan dosamu setinggi langit, kemudian kamu memohon ampunan-KU, niscaya Aku aku akan mengampunimu. Wahai anak Adam, andaikan Kamu menemui-Ku dengan kesalahan seluas bumi, tetapi tidak mensekutukan-Ku dengan apapun, maka aku akan mengampunimu dengan ampunan seisi bumi..”

Baca lebih lanjut

Fenomena Jokowi : Ketidakmampuannya Mulai Terbongkar

Joko Widodo (foto: bloomberg)

Joko Widodo (foto: bloomberg)

HM Aru Syeif Assadullah
Pemred Tabloid Suara Islam

Baru dua bulan yang silam, Agustus 2013, menyusul dilansirnya survei oleh Harian Kompas dan  sejumlah lembaga survei, nama Joko Widodo mencuat menduduki pilihan tertinggi dan dipastikan tak terbendung akan terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2014. Puja-puji terhadap Jokowi pun makin tumpah ruah di media massa, bagai Jokowi tanpa cacat-cela. Bahkan bagi pengkritiknya, jika berani melontarkan kecaman akan berakibat bagai kepala  dibenturkan sendiri ke tembok, yang berakibat celaka.

Adalah Amien Rais, mantan Ketua MPR-RI yang melontarkan kritik jika Jokowi maju mencalonkan diri sebagai presiden hanya bermodalkan popularitas, tentu tidak bisa, nanti akan terjadi seperti yang dialami Presiden Philipina, Estrada yang hanya bermodalkan sebagai popularitas selebriti, ia terpilih menjadi presiden Philipina dan jatuh hanya dalam waktu 9 bulan saja. Amien dengan kritiknya itu “dihajar” ramai-ramai oleh pers nasional.

Baca lebih lanjut

Wahai Orang Muslim Berharta, Jadilah Engkau Ustman Ustman Baru !

Oleh : Dr. AidhAbdullah  Al Qarni

Malaikat merasa malu dihadapannya, kaum Mu’min mencintainya dan para pembangkang membencinya. Utsman sama dengan kebajikan dan kebaikan, sedekah dan Al Qur’an, kesabaraan dan keimanan.

Beliau mendermakan hartanya tanpa hitungan, menghimpun Al Qur’an dan Sunnah dan menemani Sang Kekasih di dalam surga.

Ketika bahaya musuh mengancam, lalu beliau membayar belanja hartanya untuk  jaysul usrah (Pasukan di Masa susah). Dahaga datang lalu beliau  membeli Bi’rur Raumah-sumur yang berair tawar dan enak rasanya, milik seorang yahudi yang menjualnya, hingga airnya dapat diambil oleh para sahabat dengan gratis.

Baca lebih lanjut

Nazaruddin Tuduh Presiden SBY

Mantan Bendahara Partai Demokrat M Nazaruddin

Mantan Bendahara Partai Demokrat M Nazaruddin

Ada tuduhan Presiden SBY menerima dana Bank Century. Tapi anehnya, KPK seakan mempeti-eskan hasil pemeriksaan itu. KPK hanya alat Presiden SBY?

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berkantor di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, mestinya punya rasa malu. Apalagi dulunya mereka umumnya adalah para tokoh masyarakat yang dihormati.

Di situ ada Busyro Muqoddas, tokoh Muhammadiyah, ahli hukum, dan pengajar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Ada pula Bambang Widjojanto, aktivis HAM yang bertahun-tahun malang-melintang dalam gerakan penegakan hukum lewat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang didirikan pengacara terkenal Adnan Buyung Nasution, seniornya.

Baca lebih lanjut

Apa itu Taqiyah Syiah dan Berapa Jumlah Penganut Syiah di Indonesia

syiah-indonesia

Taqiyah adalah kondisi luar seseorang dengan yang ada di dalam batinnya tidaklah sama. Memang taqiyah juga dikenal di kalangan Ahlussunnah. Hanya saja menurut Ahlussunnah taqiyah digunakan untuk menghindarkan diri dari musuh-musuh Islam alias orang kafir atau ketika perang maupun kondisi yang sangat membahayakan orang Islam. Sementara itu menurut Syi’ah bahwa Taqiyah wajib dilakukan. Jadi taqiyah adalah salah satu prinsip agama mereka. Taqiyah dilakukan kepada orang selain Syi’ah, seperti ungkapan bahwa Quran Syi’ah adalah sama dengan Quran Ahlussunnah. Padahal ungkapan ini hanyalah kepura-puraan mereka. Mereka juga bertaqiyah dengan pura-pura mengakui pemerintahan Islam selain Syi’ah. Padahal kakikatnya orang Syi’ah sangat membenci dan menganggap pemerintahan tersebut telah merampas. Baca lebih lanjut

I’dad dan Jihad Dalam Pandangan Ulama Madzhab Syafi’i

Rohingya-Mujahideen-06

Foto : dok. arrahmah.com

Oleh: Ustadz Abu Izzudien Fuad Al Hazimi

Allah Azza wa Jalla menciptakan manusia dengan tugas pokok yaitu beribadah hanya kepada Allah saja. Yakni beraktifitas dan berbuat sesuatu yang dicintai dan diridhai oleh Allah  yang nampak atau tersembunyi.

Allah Azza Wa Jalla berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.”  [QS. Adz Dzariyat: 56]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menjelaskan makna ibadah,

اَلْعِباَدَةُ اِسْمٌ جَامِعٌ لِكُلِّ ماَ يُحِبُّهُ اللهُ وَيَرْضاَهُ مِنَ الأَقْوَالِ وَالأَعْماَلِ الْباَطِنَةِ وَالظاَّهِرَةِ

“Ibadah adalah segala hal yang dicintai dan diridhoi Allah baik berupa perbuatan maupun ucapan, yang batin maupun yang lahir”.

Ibadah merupakan konsewensi Tauhid Rububiyyah yang diikrarkan hamba dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya  walaupun tidak bisa dicerna oleh akal sekalipun. Baca lebih lanjut