Pancasila, Ideologi Talmud Yahudi??

Garuda Pancasila

Aku lelah mendukungmu

Sejak Proklamasi, selalu berkorban untukmu

Pancasila dasarnya apa?

Rakyat makmur adilnya kapan?

Prihatin bangsaku

Tidak maju, maju……

Tidak maju, maju……

Tidak maju, maju…..

(Dipelesetkan oleh almarhum Harry Roesli dari lagu kebangsaan Garuda Pancasila)

Selama ini, Pancasila diyakini sebagai made in Indonesia asli, produk pemikiran yang digali dari rahim bumi pertiwi. Kemudian, berhasil dirumuskan sebagai ideologi dan falsafah bangsa oleh Bung Karno, hingga menjadi rumusan seperti yang kita kenal sekarang.

Sejauh mana klaim di atas memperoleh legitimasi historis serta validitas akademik? Adakah bangsa lain dan gerakan ideologi lain yang telah memiliki Pancasila sebelum Soekarno menyampaikan pidatonya di depan sidang BPUPKI, 1 Juni 1945?

Sebagai peletak dasar negara Pancasila, Bung Karno mengaku, dalam merumuskan ideologi kebangsaannya, banyak terpengaruh pemikiran dari luar. Di depan sidang BPUPKI, Bung Karno mendiskripsikan pengakuannya:

“Pada waktu saya berumur 16 tahun, saya dipengaruhi oleh seorang sosialis bernama A. Baars, yang memberi pelajaran pada saya, ‘jangan berpaham kebangsaan, tapi berpahamlah rasa kemanusiaan sedunia”.

Tetapi pada tahun 1918, kata Bung Karno selanjutnya, alhamdulillah ada orang lain yang memperingatkan saya, yaitu Dr. Sun Yat Sen. Di dalam tulisannya San Min Chu I atau The Three People’s Principles, saya mendapat pelajaran yang membongkar kosmopolitisme yang diajarkan A. Baars itu. Sejak itu tertanamlah rasa kebangsaan di hati saya oleh pengaruh buku tersebut.”

Pengakuan jujur Bung Karno ini membuktikan, sebenarnya Pancasila bukanlah produk domestik yang orisinal, melainkan intervensi ideologi transnasional yang dikemas dalam format domestik.

Sebagai derivasi gerakan Zionisme internasional, Freemasonry memiliki doktrin Khams Qanun yang diilhami Kitab Talmud. Yaitu, monoteisme (ketuhanan yang maha esa), nasionalisme (berbangsa, berbahasa, dan bertanah air satu Yahudi), humanisme (kemanusiaan yang adil dan beradab bagi Yahudi), demokrasi (dengan cahaya Talmud suara terbanyak adalah suara tuhan), dan sosialisme (keadilan sosial bagi setiap orang Yahudi). (Syer Talmud Qaballa XI:45).

Tokoh-tokoh pergerakan di Asia Tenggara juga merujuk pada Khams Qanun dalam merumuskan dasar dan ideologi negaranya. Misalnya, tokoh China Dr. Sun Yat Sen, seperti disebut Bung Karno, dasar dan ideologi negaranya dikenal dengan San Min Chu I, terdiri dari: Mintsu, Min Chuan, Min Sheng, nasionalisme, demokrasi, dan sosialisme.

Asas Katipunan Filipina yang dirumuskan oleh Andreas Bonifacio, 1893, dengan sedikit penyesuaian terdiri dari : nasionalisme, demokrasi, ketuhanan, sosialisme, humanisme. Begitupun, Pridi Banoyong dari Thaeland, 1932, merumuskan dasar dan ideologi negaranya dengan prinsip: nasionalisme, demokrasi, sosialisme, dan religius.

Sedangkan Bung Karno, proklamator kemerdekaan Indonesia, pada mulanya merumuskan ideologi dan dasar negara Indonesia yang disebut Pancasila terdiri dari: nasionalisme (kebangsaan), internationalisme (kemanusiaan), demokrasi (mufakat), sosialisme, dan ketuhanan.(kutipan Artikel ini pernah dimuat di majalah Gatra, 19 Mei 2011, dengan judul asli: “Benang Merah Pancasila dan Zionisme dalam Talmud Yahudi”)

So… ngapain juga kita mau menjadikan dasar agama orang yahudi menjadi dasar negara ini, sangatlah tidak etis. kita sebagai negara yang mayoritas Muslim sepantasnyalah menjadikan Islam sebagai ideologi negara ini. apalagi penerapan ideologi ini tidak akan mendzalimi agama lain yang minoritas dinegeri ini. Karena saat Rasulullah menerapkan Syari’ah di Madinah terbukti bisa menaungi kaum nasrani maupun yahudi.

Dan ingatlah janji Allah bagi negeri yang penduduknya mau bersyari’ah Islam, Allah SWT berfirman dalam surah Al-A’raf ayat 96:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آَمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Wallahu a’lam bisshawab.

Iklan

About me, myself n i

ingin orang lain mengetahui apa yang perlu diketahui..

12 thoughts on “Pancasila, Ideologi Talmud Yahudi??

  1. saya sgt setuju dgn tulisan anda ini. mmg hnya ideologi islam yg brasal dr Allah SWT yg layak diterapkan di bumi ini. krn toh bumi ini punya Allah kn..

  2. Terlalu memaksakan, terlalu fanatis, dan tidak memiliki bukti-bukti pendukung yang kuat. Semua terlalu dipaksakan. Yang seperti ini yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Ingat, NKRI bukan negara Islam.

  3. Jadi anda mw nya apa….Indonesia jadi negara islam???….lihat arab bung yg menjadikan alquran jadi dasar negaranya…..tapi mana?????justru tingkat pemerkosaan tertinggi di arab…….anak2 bangsa indonesia(para tki/tkw)di gantung,di cambuk,tapi ente diam aja?????jgn jadi orang fanatikbyg goblok bung……ayat alquran di atas ngajarin supaya umat nya yg ber taqwa…..itu cukup……emangnya Allah swt menciptakan bumi ini cm buat orang islam………….mw jd kompor jgn di indonesia mas….ke malaysia aja sana……..

    • Anda non-muslim ya…?? kalau anda non-muslim pantas lah anda berkata demikian…….. Kata siapa pemerkosaan tertinggi diarab…??? Kata media…?? Preeett…..Zionist dipercaya, bullshit, omong kosong …….. TKI/TKW dicambuk / digantung…?? wajarlah…, bagaimana kalo ortu / anak anda dibunuh seseorang, marahkah anda..??…. Islam itu Kaffah, berbeda dengan agama lain, yg tidak mengatur kehidupan berbangsa & bernegara………. Kalau nggak suka dgn kaum mayoritas, silakan angkat kaki ke negara yg mayoritas seagama dgn sampeyan…..

      • NKRI harga MATI, agama itu ibarat kelamin, boleh dimiliki, boleh berbangga diri mempunyai nya, tp jangan di perlihatkan pada publik apalagi sampai meneriakkan agama nya ke jalan2…

        saya jg islam dan saya jg nyantri, dan saya jg pernah ikut HTI dan jg GMNI secara bergantian dikarenakan adanya suatu hal yg kontradiktif, jiwa nasionalisme saya sudah tergembleng, dan iman saya jg di bilang yah alhamdulillah sampai sekarang saya tetap menjadi muslim yg mukmin, saya sangat mendukung sekali adanya persatuan, apalagi dehumanisme, apalgi itu d songkong dg radikal.

        tp ketika pancasila di bilang salah, saya mengelak, karena pancasila tdk hanya ada pd kitab talmud seperti yg ad pd artikel ini, namun dlm piagam madinah jg ada,
        mari diskusi langsung, secara sehat dan mencari arah kebenaran yg substansial. salam saya @ahahanafy@yahoo.com
        sekian trima kasih,

  4. Kalo mau ideologi islam, kan sudah ada negara yg berideologi islam. Kan jauh lebih baik pindah kenegara yg sudah berideologi islam dari pada meributkan sesuatu yg sudah menjadi konsensus sejak awal negara Indonesia berdiri.

  5. Ping-balik: “XANANA HANYA MEMINTA KAMU BERPIDATO, BUKAN BERSUMPAH” (“Mungkinkah Pak Jokowi Mampu Berkuasa Selama 5 Tahun Penuh???”) | ANDOPITU-BIBI JUDEU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s